Bicara mengenai bagaimana menjadi ibu untuk anak idiot tak akan
pernah jauh-jauh dari kegigihan seorang perempuan hebat yang bernama Nancy
Matthews Edison. Dia tak lain tak bukan adalah ibunda tercinta dari seorang
ilmuan hebat yang bernama Thomas Alfa Edison. Tak banyak yang tahu. Ilmuan
dalam dunia sains yang berhasil menemukan lampu pijar ini pernah dikatakan
idiot oleh gurunya. Namun, berkat kegigihan sang ibu, Al (begitu panggilan
Thomas Alfa Edison) mampu mencatat sejarah sebagai salah satu dari 100 orang
yang paling berpengaruh di dunia.
Al sempat bersekolah di sekolah
formal selama 3 bulan. Dia berhenti sekolah saat gurunya mengatakan bahwa Al
adalah anak yang idiot (bodoh). Ketika gurunya menerangkan pelajaran di kelas,
Al justru asik dengan dunianya sendiri. Melamun, mencorat-coret papan, atau
melakukan apapun untuk mengusir kebosanannya pada pelajaran yang disampaikan
gurunya.
Hingga tepat di bulan ke tiga,
Nancy, sang ibu mengeluarkan putranya dari sekolah dan berkeputusan untuk
mengajar Al sendiri di rumah. Nancy tau konsekuensi menjadi ibu bagi anak yang idiot.Dia dengan telaten memotovasi Al
bahwa Al bukanlah anak yang bodoh. Selain itu, Nancy dengan telaten juga
mengajar ilmu pengetahuan dasar sendiri pada Al. Seperti membaca, menulis,
berhitung, dan sedikit ilmu sains. Di sinilah akhirnya Nancy tau bahwa putranya
sangat antusias pada bidang sains. Hingga Nancy membuatkan laboratorium
kecil-kecilan di rumah sebagai sarana belajar dan menumpahkan kegemaran Al
terhadap sains.
Singkatnya, Nancy adalah sosok ibu
yang memiliki tekad, kerja keras, dedikasi yang tinggi, pantang menyerah,
ketekukan, serta kasih sayang yang dia curahkan untuk anaknya agar anaknya
tidak menyerah begitu saja saat orang lain mengatakan bahwa anaknya idiot.
Dari cerita Nancy di atas, ada
beberapa hal contoh sikap yang bisa kita terapkan jika kita dikaruniai anak
yang idiot?
1. Pahami
Dahulu, Apa Pengertian Idiot
Dalam kamus ilmu
kedokteran, tidak ada istilah idiot. Yang ada hanyalah anak yang mempunyai intelligence quotient(IQ)
rendah di bawah 70 sehingga sulit berkomunikasi dengan orang lain. Anak
tersebut mempunyai kelambanan menangkap respon baik secara motorik, kognitif,
sosial dan bahasa.
2. Tetap
Bersyukur Atas Karunia-Nya
Apapun yang terjadi,
mereka tetaplah darah daging anda. Oleh sebab itu, jangan hanya gara-gara
divonis idiot, anda merasa malu. Tetap berada di sampingnya pada saat tumbuh
kembangnya. Jangan biarkan dia melaluinya sendirian sepanjang usia hidupnya.
Itulah cara terbaik ucap syukur anda pada yang maha kuasa yang telah menitipakn
mereka pada anda.
Baca Juga Mulianya Jadi Ibu
3. Berikan
Selalu beri motivasi Dan Pendidikan Terbaik Untuk Mereka
Sekarang banyak sekali
dibuka sekolah luar biasa atau sekolah yang menangani anak berkebutuhan khusus.
Apalagi sekarang bukannya jaman Thomas Alfa Edison yang mungkin belum ada
sekolah untuk anak berkebutuhan khusus. Jika anda merasa sekolahan ini mahal,
anda bisa memasukkannya di sekolah luar biasa milik pemerintah.
Baca Juga Jika Harus Menjadi Ibu KeDua
4. Kalau
Perlu, Korbankan Ego Anda Demi Kebahagiaan Mereka
Menjadiibu untuk anak idiot, terkadang memang
dibutuhkan pengorbanan yang ekstra. Termasuk juga pengorbanan anda untuk
berhenti berkarier demi mereka. Dukungan dan keberadaan seorang ibu sangat
penting bagi psikisnya. Terutama untuk meningkatkan kepercayaan dirinya.
