Menjadi ibu adalah anugrah terindah
bagi setiap wanita. Namun bagaimana jika karunia itu berupa sepasang bayi
kembar?. Rasanya pasti campur aduk. Antara senang, kaget, sekaligus belum siap.
Senang karena tidak semua wanita diberi kesempatan mempunyai anak kembar, Kaget
karena benar-benar tidak menyangka bahwa hasil USG ternyata ada calon bayi
kembar diperut. Dan belum siap karena memang tidak menyangka sebelumnya. Meski
tidak banyak, Kehamilan kembar memang bukanlah hal yang langka di masayarakat.
Dan menjadi ibu bagi si kembar adalah
anugrah yang tidak dimiliki oleh setiap wanita. Maka bersyukurlah.
Jika memang sekarang anda sedang
menantikan kelahiran sepasang anak kembar, ada beberapa hal yang mungkin bisa
membantu anda untuk mempersiapkannya.
1. Tetap
Bersyukur Walau Dengan Kerepotan Yang lebih Banyak
Bisakah bunda
membayangkan?. Kehadiran satu bayi saja sungguh sangat merepotkan. Kerepotan
karena sering begadang semalaman untuk menyusui ataupun kerepotan karena biaya
perawatan yang tidak sedikit. Tak perlu hawatir. Karena tuhan akan selalu
bertanggung jawab dengan apa yang Dia ciptakan. Termasuk calon bayi kembar yang
sedang anda kandung.
2. Tak
Perlu Takut Repot
Semua orang setuju.
Bahwa wanita tercipta menjadi multitasking
person. Bisa mengerjakan banyak hal dalam satu waktu. Termasuk bunda. Menjadi ibu bagi si kembar Pasti bisa
mengurus kedua buah hati kembar anda dengan sebaik mungkin
3. Siapkan
Management Menyusui Yang Baik
Memberikan ASI eksklusif
bagi buah hati adalah keinginan setiap ibu. Karena ASI eksklusif sangat penting
bagi tumbuh kembang bayi selama dua setengah tahun. Nah, bagaimana cara
mengatur agar kedua bayi memperoleh ASI yang optimal?
Satu
hal yang perlu diingat bahwa meskipun bayi kembar, bukan berarti keperluan ASI
nya juga sama. Antara yang satu dengan yang lain tidaklah sama. Ada yang
meyusunya lama dan habis banyak, ada juga yang sebentar dan habis sedikit.
Jangan
pernah takut kehabisan ASI. Karena isapan bayi akan menstimulus tubuh untuk
memproduksi ASI. Jadi, semakin banyak bayi menyusu, maka semakin banyak pula
ASI di produksi. Intinya, tetap berikan ASI eksklusif tanpa takut kehabisan
ASI.
Baca Juga Jika Harus Menjadi Ibu Kedua
4. Jangan
Panik Saat Bayi Nangis Bersamaan
Bersikaplah sabar.
Belajarlah memahami cara bayi menangis. Apakah sedang lapar, tidak nyaman, atau
sedang buang air. Jika keduanya menangis karena sama-sama lapar, susui bayi
dengan cara tandem nursing. Menyusui
bersamaan dengan satu bayi di posisi payudara sebelah kanan dan satu bayi pada
posisi sebelah kiri.
Baca Juga Pengorbanan Seorang Ibu
5. Carilah
Cara Cerdas Untuk Membedakannya
Ketika masih bayi,
terkadang bunda masih belum bisa membedakan mana si A dan mana si B. Cari cara
cerdas untuk membedakan.Contohnya, bedakan warna kaos kaki bayi. Misalnya si A
selalu memakai kaos kaki warna biru.Sedangkan si A selalu memakai kaos kaki
warna merah. Hal ini akan membantu bunda untuk mengingat-ingat dalam hal
menyusui. Jangan sampai gara-gara tidak bisa membedakan si A sampai kekenyangan
karena menyusu terus. Dan si B masih lapar gara-gara belum juga disusui.
6. Ketika
Si Kembar Telah Agak Besar
Meskipun kembar, bukan
berarti selera mereka selalu sama. Bunda harus pintar-pintar memahami selera
mereka masing-masing. Biarkan mereka memilih keinginannya sendiri pada hal-hal
yang bersifat sederhana.Misalnya dalam hal berpakaian. Agar si kembar tetap
dapat tumbuh dengan karakter yang berbeda dan cenderung tidak dipaksakan.
